Posted by: firmansahate | February 3, 2012

Belajar bahasa Mandarin (part 3)

Malam ini saya melanjutkan les privat pribadi bahasa Mandarin, masih dengan bantuan software BYKI di PC. Saya masuk ke tahap 02 – Quick Start!

Tahap 02-  Quick Start! ini terbagi menjadi 3 steps :

1) Look through your cardss

Step 1, saya belajar untuk melihat cards yang berisi kata/frasa mandarin plus terjemahannya dalam English. Yang saya pelajari kali ini :

  • fangxiang = direction
  • he = and
  • wo xiangyao = I would like…
  • ni neng bu neng bangzhu wo? = can you help me?
  • kafeiguan = cafe
  • bowuguan = museum
  • wo shi meiguoren = i am american
  • meiguo = United States
  • dao…gai zenme zou = how do you get to…?
  • luguan = hotel

2) Recognize it

di step ini, saya kemudian belajar dengan metode flip cards. Kartu dibuka berisi bahasa Mandarin, kemudian saya diharuskan mengucapkan dalam hati Englishnya..kata dan frasa nya sama seperti diatas, pertengahan step, saya diajarkan untuk menulis English dari kata Mandarin yang ditunjukkan.. step ini relatif lebih mudah.

3) Produce it

Step 3 adalah kebalikan step 2, awalnya ditunjukkan Englishnya, kemudian dalam hati saya melafalkan Mandarinnya. Di pertengahan step, dilanjutkan dengan menulis.

Mungkin karena sudah mulai familiar dengan pelafalannya, stlh belajar susah payah di tahap 1, tahap 2 ini mulai terasa lebih mudah dan lebih cepat waktu yang dibutuhkan untuk mengingat kata dan frasa yang ditampilkan, setidaknya kalau saya kesulitan belajar, saya sudah bisa bertanya ke native speakernya Ni neng bu neng bangzhu wo?

Malam ini cukup sampai tahap 2, kepala saya sudah panas setelah seharian bekerja, saatnya mandi kemudian tidur lelap, menyambut weekend yang penuh meeting besok….

Nite…

Posted by: firmansahate | February 2, 2012

Aku ingin menjadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan

Saya suka cerita ini, sangat inspiratif, saya berharap Anda juga menyukainya….

Copy paste dari milis PAKTA.

Di kelasnya ada 50 orang murid, setiap kali ujian, anak perempuanku tetap mendapat ranking ke-23.  Lambat laun membuat dia mendapatkan nama panggilan dengan nomor ini, dia juga menjadi murid kualitas menengah yang sesungguhnya.  Sebagai orangtua, kami merasa nama panggilan ini kurang enak didengar, namun anak kami ternyata menerimanya dengan senang hati.  Suamiku mengeluhkan ke padaku, setiap kali ada kegiatan di perusahaannya atau pertemuan alumni sekolahnya, setiap orang selalu memuji-muji “Superman cilik” di rumah masing-masing, sedangkan dia hanya bisa menjadi pendengar saja.

Anak keluarga orang, bukan saja memiliki nilai sekolah yang menonjol, juga memiliki banyak keahlian khusus.  Sedangkan anak nomor 23 di keluarga kami tidak memiliki sesuatu pun untuk ditonjolkan.  Dari itu, setiap kali suamiku menonton penampilan anak-anak berbakat luar biasa dalam acara televisi, timbul keirian dalam hatinya sampai matanya bersinar-sinar.  Kemudian ketika dia membaca sebuah berita tentang seorang anak berusia 9 tahun yang masuk perguruan tinggi, dia bertanya dengan hati pilu kepada anak kami: Anakku, kenapa kamu tidak terlahir sebagai anak dengan kepandaian luar biasa?  Anak kami menjawab: Itu karena ayah juga bukan seorang ayah dengan kepandaian luar biasa.  Suamiku menjadi tidak bisa berkata apa-apa lagi, saya tanpa tertahankan tertawa sendiri.

Pada pertengahan musim gugur, semua sanak keluarga berkumpul bersama untuk merayakannya, sehingga memenuhi satu ruangan besar di restoran.  Topik pembicaraan semua orang perlahan-lahan mulai beralih kepada anak masing-masing.  Dalam kemeriahan suasana, anak-anak ditanyakan apakah cita-cita mereka di masa mendatang?  Ada yang menjawab akan menjadi pemain piano, bintang film atau politikus, tiada seorang pun yang terlihat takut mengutarakannya di depan orang banyak, bahkan anak perempuan berusia 4½ tahun juga menyatakan kelak akan menjadi seorang pembawa acara di televisi, semua orang bertepuk tangan mendengarnya.  Anak perempuan kami yang berusia 15 tahun terlihat sibuk sekali sedang membantu anak-anak kecil lainnya makan.  Semua orang mendadak teringat kalau hanya dia yang belum mengutarakan cita-citanya kelak.  Di bawah desakan orang banyak, akhirnya dia menjawab dengan sungguh-sungguh:  Kelak ketika aku dewasa, cita-cita pertamaku adalah menjadi seorang guru TK, memandu anak-anak menyanyi, menari dan bermain-main.  Demi menunjukkan kesopanan, semua orang tetap memberikan pujian, kemudian menanyakan akan cita-cita keduanya.  Dia menjawab dengan besar hati:  Saya ingin menjadi seorang ibu, mengenakan kain celemek bergambar Doraemon dan memasak di dapur, kemudian membacakan cerita untuk anak-anakku dan membawa mereka ke teras rumah untuk melihat bintang-bintang.  Semua sanak keluarga tertegun dibuatnya, saling pandang tanpa tahu akan berkata apa lagi.  Raut muka suamiku menjadi canggung sekali.

Sepulangnya ke rumah, suamiku mengeluhkan ke padaku, apakah aku akan membiarkan anak perempuan kami kelak menjadi guru TK?  Apakah kami tetap akan membiarkannya menjadi murid kualitas menengah?  Sebetulnya, kami juga telah berusaha banyak.  Demi meningkatkan nilai sekolahnya, kami pernah mencarikan guru les pribadi dan mendaftarkannya di tempat bimbingan belajar, juga membelikan berbagai materi belajar untuknya.  Anak kami juga sangat penurut, dia tidak membaca komik lagi, tidak ikut kelas origami lagi, tidur bermalas-malasan di akhir minggu juga tidak dilakukan lagi.  Bagai seekor burung kecil yang kelelahan, dia ikut les belajar sambung menyambung, buku pelajaran dan buku latihan dikerjakan tanpa henti.  Namun biar bagaimana pun dia tetap seorang anak-anak, tubuhnya tidak bisa bertahan lagi dan terserang flu berat.  Biar sedang diinfus dan terbaring di ranjang, dia tetap bersikeras mengerjakan tugas pelajaran, akhirnya dia terserang radang paru-paru.  Setelah sembuh, wajahnya terlihat kurus banyak.  Akan tetapi ternyata hasil ujian semesternya membuat kami tidak tahu mau tertawa atau menangis, tetap saja nomor 23.

Kemudian, kami juga mencoba untuk memberikan penambah gizi dan rangsangan hadiah, setelah berulang-ulang menjalaninya, ternyata wajah anak perempuanku semakin pucat saja.  Apalagi, setiap kali akan ujian, dia mulai tidak bisa makan dan tidak bisa tidur, terus mencucurkan keringat dingin, terakhir hasil ujiannya malah menjadi nomor 33 yang mengejutkan kami.  Aku dan suamiku secara diam-diam melepaskan aksi menarik bibit ke atas demi membantunya tumbuh ini.  Dia kembali pada jam belajar dan istirahatnya yang normal, kami mengembalikan haknya untuk membaca komik, mengijinkannya untuk berlangganan majalah “Humor anak-anak” dan sejenisnya, sehingga rumah kami menjadi tenteram kembali.  Kami memang sangat sayang pada anak kami ini, namun kami sungguh tidak mengerti akan nilai sekolahnya.

Pada akhir minggu, teman-teman sekerja pergi rekreasi bersama. Semua orang mempersiapkan lauk terbaik dari masing-masing, dengan membawa serta suami dan anak untuk piknik.  Sepanjang perjalanan penuh dengan tawa dan guyonan, ada anak yang bernyanyi, ada juga yang memperagakan karya seni pendek.  Anak kami tiada keahlian khusus, hanya terus bertepuk tangan dengan gembira.  Dia sering kali lari ke belakang untuk menjaga bahan makanan.  Merapikan kembali kotak makanan yang terlihat agak miring, mengetatkan tutup botol yang longgar atau mengelap jus sayuran yang bocor ke luar.  Dia sibuk sekali bagaikan seorang pengurus rumah tangga cilik.

Ketika makan terjadi satu kejadian di luar dugaan.  Ada dua orang anak lelaki, satunya adalah bakat matematika, satunya lagi adalah ahli bahasa Inggeris.  Kedua anak ini secara bersamaan menjepit sebuah kue beras ketan di atas piring, tiada seorang pun yang mau melepaskannya, juga tidak mau membaginya.  Walau banyak makanan enak terus dihidangkan, mereka sama sekali tidak mau peduli.  Orang dewasa terus membujuk mereka, namun tidak ada hasilnya.  Terakhir anak kami yang menyelesaikan masalah sulit ini dengan cara sederhana yaitu lempar koin untuk menentukan siapa yang menang.

Ketika pulang, jalanan macat dan anak-anak mulai terlihat gelisah.  Anakku terus membuat guyonan dan membuat orang-orang semobil tertawa tanpa henti.  Tangannya juga tidak pernah berhenti, dia mengguntingkan banyak bentuk binatang kecil dari kotak bekas tempat makanan, membuat anak-anak ini terus memberi pujian.  Sampai ketika turun dari mobil bus, setiap orang mendapatkan guntingan kertas hewan shio masing-masing.  Ketika mendengar anak-anak terus berterima kasih, tanpa tertahankan pada wajah suamiku timbul senyum bangga.

Sehabis ujian semester, aku menerima telpon dari wali kelas anakku.  Pertama-tama mendapatkan kabar kalau nilai sekolah anakku tetap kualitas menengah.  Namun dia mengatakan ada satu hal aneh yang hendak diberitahukannya, hal yang pertama kali ditemukannya selama 30 tahun mengajar.  Dalam ujian bahasa ada sebuah soal tambahan, yaitu siapa teman sekelas yang paling kamu kagumi dan alasannya. Selain anakku, semua teman sekelasnya menuliskan nama anakku.

Alasannya sangat banyak: antusias membantu orang, sangat memegang janji, tidak mudah marah, enak berteman, dan lain-lain, paling banyak ditulis adalah optimis dan humoris.  Wali kelasnya mengatakan banyak usul agar dia dijadikan ketua kelas saja.  Dia memberi pujian: Anak anda ini, walau nilai sekolahnya biasa-biasa saja, namun kalau bertingkah laku terhadap orang, benar-benar nomor satu.

Saya berguyon pada anakku, kamu sudah mau jadi pahlawan.  Anakku yang sedang merajut selendang leher terlebih menundukkan kepalanya dan berpikir sebentar, dia lalu menjawab dengan sungguh-sungguh: “Guru pernah mengatakan sebuah pepatah, ketika pahlawan lewat, harus ada orang yang bertepuk tangan di tepi jalan.”  Dia pelan-pelan melanjutkan: “Ibu, aku tidak mau jadi pahlawan, aku ingin jadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan.”  Aku terkejut mendengarnya dan mengamatinya dengan seksama.

Dia tetap diam sambil merajut benang wolnya, benang warna merah muda dipilinnya bolak balik di jarum bambu, sepertinya waktu yang berjalan di tangannya mengeluarkan kuncup bunga.  Dalam hatiku terasa hangat seketika.  Pada ketika itu, hatiku tergugah oleh anak perempuan yang tidak ingin menjadi pahlawan ini.  Di dunia ini ada berapa banyak orang yang bercita-cita ingin menjadi pahlawan, namun akhirnya menjadi seorang biasa di dunia fana ini.  Jika berada dalam kondisi sehat, jika hidup dengan bahagia, jika tidak ada rasa bersalah dalam hati, mengapa anak-anak kita tidak boleh menjadi seorang biasa yang baik hati dan jujur.

Jika anakku besar nanti, dia pasti akan menjadi seorang isteri yang berbudi luhur, seorang ibu yang lemah lembut, bahkan menjadi seorang teman kerja yang suka membantu, tetangga yang ramah dan baik.  Apalagi dia mendapatkan ranking 23 dari 50 orang murid di kelasnya, kenapa kami masih tidak merasa senang dan tidak merasa puas?  Masih ingin dirinya lebih hebat dari orang lain dan lebih menonjol lagi?  Lalu bagaimana dengan sisa 27 orang anak-anak di belakang anakku?  Jika kami adalah orangtua mereka, bagaimana perasaan kami?

Anakmu bukan milikmu.
Mereka putra putri sang Hidup yang rindu pada diri sendiri,
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau,
Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu.
Berikan mereka kasih sayangmu, tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,
Sebab mereka ada alam pikiran tersendiri.
Patut kau berikan rumah untuk raganya,
Tapi tidak untuk jiwanya,
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan,

yang tiada dapat kau kunjungi sekalipun dalam mimpi.
Kau boleh berusaha menyerupai mereka,
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu
Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
Pun tidak tenggelam di masa lampau.
Kaulah busur, dan anak-anakmulah
Anak panah yang meluncur.
Sang Pemanah Maha Tahu sasaran bidikan keabadian.
Dia merentangmu dengan kekuasaan-Nya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat.
Meliuklah dengan suka cita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak-anak panah yang melesat laksana kilat

Sebagaimana pula dikasihiNya busur yang mantap.

Posted by: firmansahate | February 1, 2012

[Trick Microsoft Excel] Nama worksheet sebagai variable

Saya ingin berbagi trick excel yang menurut saya mungkin juga berguna bagi teman-teman yang ingin suatu fungsi (function) yang bisa digunakan untuk mencari “sesuatu” diantara sekian banyak worksheet excel yang tersedia, dimana nama worksheet tersebut kita gunakan sebagai nama variabel..

Fungsi (function) tersebut adalah INDIRECT.

Cara penggunaannya, misalkan ada suatu file excel yang berisi nilai matematika dari 30 siswa dikelas, dimana nilainya dibagi dalam worksheet per bulan, dari januari – desember.

Kemudian kita ingin membuat tabel, yang kolom sebelah kirinya adalah nama siswa, dan baris atasnya bulan januari – desember.

Caranya kita menggabungkan penggunaan function VLOOKUP dan INDIRECT.

Formulanya sbb :

=VLOOKUP($A2,INDIRECT(“‘”&B$1&”‘!A2:B32″),2,FALSE).

Dimana:

A2 ; Adalah nama siswa yang ingin dicari nilainya.

B$1 ; Adalah baris bulan yang ingin dicari di worksheet dgn nama bulan tersebut

A2 ; Adalah cell awal kolom nama  di worksheet bulan yg ingin dicari

B32 ; Adalah cell akhir kolom nilai di worksheet bulan yang ingin dicari

2 ; Adalah kolom nomor 2 atau kolom nilai

False ; biarkan saja default spt itu.

 

Untuk mencari nama siswa yang sama di worksheet bulan yang lain, cukup menarik rumus ini kekanan, dimana baris atasnya adalah urutan nama bulan, dan untuk mencari nama siswa yang lain, cukup menarik rumus nya kebawah dimana kolomnya adalah nama siswa.

Mudah-mudahan sharing ini berguna bagi yang membutuhkan rumus yang sama, karena saya juga memerlukan beberapa waktu sebelum menemukan cara  ini.

Maaf jika penjelasannya kurang dipahami, maklum agak susah menjelaskan trick excel tanpa menunjukkan gambar/tabel yang dimaksud.

Terima kasih, senang bisa berbagi……

Posted by: firmansahate | January 24, 2012

Belajar bahasa Mandarin (part 2)

Hari ini agenda belajar bahasa Mandarin saya lanjutkan…

Untuk proses belajar via software byki masih saya stop dulu sampai step 3, karena saya tidak ingin terlalu banyak yang dipelajari kemudian karena kebanyakan hapalan di kepala, semuanya malah menguap. So, hari ini saya kembali mengulang step 1 sampai step 3.

Saya mencari alternatif belajar yang lain, yaitu dengan mencari teman belajar, setidaknya dengan teman yang jauh lebih paham bahasa mandarin ketimbang saya,  bukan yang baru sama-sama belajar, kuatirnya sama sama berjalan ke arah yang salah.

Saya punya group BB yg membernya ex- teman kuliah di PETRA. Di group PETRA ini ada 2 teman yang menurut saya cukup tahu tentang Mandarin. Saya membuat satu topic discussion dgn judul Learning Mandarin. Di topic discussion inilah saya bertanya tentang frasa umum yang sering dipakai, atau suatu istilah yang ingin saya ucapkan ke orang lain. Pikir saya,teman lain juga bisa ikut belajar, jadi saya tidak belajar sendiri seperti orang gila.

Disamping itu, saya juga mendatangi salah satu kolega yang juga paham bahasa Mandarin, karena saya sering mendengarnya mengucapkan bahasa Mandarin, walaupun menurut dia itu bukan Mandarin, tapi Hokkian, yah apapun namanya, yang penting ada jia, bu, xie, shi, wo, hui dll, bagi saya itu Mandarin, hehehe, Maksa.. Saya bertukar pikiran apa yang harus saya lakukan untuk bisa cepat belajar Mandarin..

Mudah-mudahan 2 alternatif proses belajar yang saya tempuh, bisa membuat akselerasi dalam proses belajar saya, disamping software byki, google translate (walaupun tidak banyak membantu), dan website http://www.mandarin.web.id

Hari ini saya belajar bbrp frasa :

1. Wo bu hui jia = Saya tidak pulang ke rumah malam ini (saya ga yakin ada kata malam didalam)

2. Hao jiu bu jian = Lama tidak bertemu

Ada bbrp kata lain yang saya pelajari tapi karena saya masih meragukan sumbernya valid/tidak, jadi saya belum berani publish, kuatirnya salah, malu, hehe..

Saya mulai belajar, bahwa sebenarnya bahasa Mandarin juga memiliki pola (selama ini yg saya dengar dari bbrp sumber, Mandarin tidak berpola, semuanya harus dihapalkan. yah, mungkin mereka benar, saya salah..yang saya tahu, saya optimis, mereka mungkin pesimis, tak apalah pelajaran tetap saya lanjutkannnnn….

Posted by: firmansahate | January 24, 2012

[INSPIRATIF] Kunjungan Bpk. BJ Habibie ke kantor Garuda Indonesia

KUNJUNGAN BAPAK BJ HABIBIE
Kantor Manajemen Garuda Indonesia
Garuda City Complex, Bandara Soekarno-Hatta
12 Januari 2012

Pada usianya 74 tahun, mantan Presiden RI, BJ Habibie secara mendadak mengunjungi fasilitas Garuda Indonesia didampingi oleh putra sulung, Ilham Habibie dan keponakannya(?), Adri Subono, juragan Java Musikindo.

Kunjungan beliau dan rombongan disambut oleh President & CEO, Bapak Emirsyah Satar disertai seluruh Direksi dan para VP serta Area Manager yang sedang berada di Jakarta.

Dalam kunjungan ini, diputar video mengenai Garuda Indonesia Experience dan presentasi perjalanan kinerja Garuda Indonesia sejak tahun 2005 hingga tahun 2015 menuju Quantum Leap.

Sebagai “balasan” pak Habibie memutarkan video tentang penerbangan perdana N250 di landasan bandara Husein Sastranegara, IPTN Bandung tahun 1995 (tujuh belas tahun yang lalu!).

Entah, apa pasalnya dengan memutar video ini?

Video N250 bernama Gatotkaca terlihat roll-out kemudian tinggal landas secara mulus di-

escort oleh satu pesawat latih dan sebuah pesawat N235. Pesawat N250 jenis Turboprop dan teknologi glass cockpit dengan kapasitas 50 penumpang terus mengudara di angkasa Bandung.

Dalam video tsb, tampak para hadirin yang menyaksikan di pelataran parkir, antara lain Presiden RI Bapak Soeharto dan ibu, Wapres RI bapak Soedarmono, para Menteri dan para pejabat teras Indonesia serta para teknisi IPTN. Semua bertepuk tangan dan mengumbar senyum kebanggaan atas keberhasilan kinerja N250. Bapak Presiden kemudian berbincang melalui radio komunikasi dengan pilot N250 yang di udara, terlihat pak Habibie mencoba mendekatkan telinganya di headset yang dipergunakan oleh Presiden Soeharto karena ingin ikut mendengar dengan pilot N250.

N250 sang Gatotkaca kembali pangkalan setelah melakukan pendaratan mulus di landasan………………

Di hadapan kami, BJ Habibie yang berusia 74 tahun menyampaikan cerita yang lebih kurang sbb:

“Dik, anda tahu…………..saya ini lulus SMA tahun 1954!” beliau membuka pembicaraan dengan gayanya yang khas penuh semangat dan memanggil semua hadirin dengan kata “Dik” kemudian secara lancar beliau melanjutkan……………..“Presiden Soekarno, Bapak Proklamator RI, orator paling unggul, …….itu sebenarnya memiliki visi yang luar biasa cemerlang! Ia adalah Penyambung Lidah Rakyat! Ia tahu persis sebagai Insinyur………Indonesia dengan geografis ribuan pulau, memerlukan penguasaan Teknologi yang berwawasan nasional yakni Teknologi Maritim dan Teknologi Dirgantara. Kala itu, tak ada ITB dan tak ada UI. Para pelajar SMA unggulan berbondong-bondong disekolahkan oleh Presiden Soekarno ke luar negeri untuk menimba ilmu teknologi Maritim dan teknologi dirgantara. Saya adalah rombongan kedua diantara ratusan pelajar SMA yang secara khusus dikirim ke berbagai negara. Pendidikan kami di luar negeri itu bukan pendidikan kursus kilat tapi sekolah bertahun-tahun sambil bekerja praktek. Sejak awal saya hanya tertarik dengan ‘how to build commercial aircraft’ bagi Indonesia. Jadi sebenarnya Pak Soeharto, Presiden RI kedua hanya melanjutkan saja program itu, beliau juga bukan pencetus ide penerapan ‘teknologi’ berwawasan nasional di Indonesia. Lantas kita bangun perusahaan-perusahaan strategis, ada PT PAL dan salah satunya adalah IPTN.

Sekarang Dik,…………anda semua lihat sendiri…………..N250 itu bukan pesawat asal-asalan dibikin! Pesawat itu sudah terbang tanpa mengalami ‘Dutch Roll’ (istilah penerbangan untuk pesawat yang ‘oleng’) berlebihan, tenologi pesawat itu sangat canggih dan dipersiapkan untuk 30 tahun kedepan, diperlukan waktu 5 tahun untuk melengkapi desain awal, satu-satunya pesawat turboprop di dunia yang mempergunakan teknologi ‘Fly by Wire’ bahkan sampai hari ini. Rakyat dan negara kita ini membutuhkan itu! Pesawat itu sudah terbang 900 jam (saya lupa persisnya 900 atau 1900 jam) dan selangkah lagi masuk program sertifikasi FAA. IPTN membangun khusus pabrik pesawat N250 di Amerika dan Eropa untuk pasar negara-negara itu.Namun, orang Indonesia selalu saja gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri ‘apa mungkin orang Indonesia bikin pesawat terbang?’

Tiba-tiba, Presiden memutuskan agar IPTN ditutup dan begitu pula dengan industri strategis lainnya.

Dik tahu…………….di dunia ini hanya 3 negara yang menutup industri strategisnya, satu Jerman karena trauma dengan Nazi, lalu Cina (?) dan Indonesia………….

Sekarang, semua tenaga ahli teknologi Indonesia terpaksa diusir dari negeri sendiri dan mereka bertebaran di berbagai negara, khususnya pabrik pesawat di Bazil, Canada, Amerika dan Eropa…………….

Hati siapa yang tidak sakit menyaksikan itu semua…………………?

Saya bilang ke Presiden, kasih saya uang 500 juta Dollar dan N250 akan menjadi pesawat yang terhebat yang mengalahkan ATR, Bombardier, Dornier, Embraer dll dan kita tak perlu tergantung dengan negara manapun.

Tapi keputusan telah diambil dan para karyawan IPTN yang berjumlah 16 ribu harus mengais rejeki di negeri orang dan gilanya lagi kita yang beli pesawat negara mereka!”

Pak Habibie menghela nafas…………………..

Ini pandangan saya mengenai cerita pak Habibie di atas;

Sekitar tahun 1995, saya ditugaskan oleh Manager Operasi (JKTOF) kala itu, Capt. Susatyawanto untuk masuk sebagai salah satu anggota tim Airline Working Group di IPTN dalam kaitan produksi pesawat jet sekelas B737 yang dikenal sebagai N2130 (kapasitas 130 penumpang). Saya bersyukur, akhirnya ditunjuk sebagai Co-Chairman Preliminary Flight Deck Design N2130 yang langsung bekerja dibawah kepala proyek N2130 adalah Ilham Habibie. Kala itu N250 sedang uji coba terus-menerus oleh penerbang test pilot (almarhum) Erwin. Saya turut mendesain rancang-bangun kokpit N2130 yang serba canggih berdasarkan pengetahuan teknis saat menerbangkan McDonnel Douglas MD11. Kokpit N2130 akan menjadi mirip MD11 dan merupakan kokpit pesawat pertama di dunia yang mempergunakan LCD pada panel instrumen (bukan CRT sebagaimana kita lihat sekarang yang ada di pesawat B737NG). Sebagian besar fungsi tampilan layar di kokpit juga mempergunakan “track ball atau touch pad” sebagaimana kita lihat di laptop. N2130 juga merupakan pesawat jet single aisle dengan head room yang sangat besar yang memungkinkan penumpang memasuki tempat duduk tanpa perlu membungkukkan badan. Selain high speed sub-sonic, N2130 juga sangat efisien bahan bakar karena mempergunakan winglet, jauh sebelum winglet dipergunakan di beberapa pesawat generasi masa kini.

Saya juga pernah menguji coba simulator N250 yang masih prototipe pertama……………..

N2130 narrow body jet engine dan N250 twin turboprop, keduanya sangat handal dan canggih kala itu………bahkan hingga kini.

Lamunan saya ini, berkecamuk di dalam kepala manakala pak Habibie bercerita soal N250, saya memiliki kekecewaan yang yang sama dengan beliau, seandainya N2130 benar-benar lahir………….kita tak perlu susah-susah membeli B737 atau Airbus 320.

Pak Habibie melanjutkan pembicaraannya………………..

“Hal yang sama terjadi pada prototipe pesawat jet twin engines narrow body, itu saya tunjuk Ilham sebagai Kepala Proyek N2130. Ia bukan karena anak Habibie, tapi Ilham ini memang sekolah khusus mengenai manufakturing pesawat terbang, kalau saya sebenarnya hanya ahli dalam bidang metalurgi pesawat terbang. Kalau saja N2130 diteruskan, kita semua tak perlu tergantung dari Boeing dan Airbus untuk membangun jembatan udara di Indonesia”.

“Dik, dalam industri apapun kuncinya itu hanya satu QCD,

− Q itu Quality, Dik, anda harus buat segala sesuatunya berkualitas tinggi dan konsisten− C itu Cost, Dik, tekan harga serendah mungkin agar mampu bersaing dengan produsen sejenis− D itu Delivery, biasakan semua produksi dan outcome berkualitas tinggi dengan biaya paling efisien dan disampaikan tepat waktu!Itu saja!”

Pak Habibie melanjutkan penjelasan tentang QCD sbb:

“Kalau saya upamakan, Q itu nilainya 1, C nilainya juga 1 lantas D nilainya 1 pula, jika dijumlah maka menjadi 3. Tapi cara kerja QCD tidak begitu Dik………….organisasi itu bekerja saling sinergi sehingga yang namanya QCD itu bisa menjadi 300 atau 3000 atau bahkan 30.000 sangat tergantung bagaimana anda semua mengerjakannya, bekerjanya harus pakai hati Dik………………

 

Tiba-tiba, pak Habibie seperti merenung sejenak mengingat-ingat sesuatu ………………………

“Dik, ……….saya ini memulai segala sesuatunya dari bawah, sampai saya ditunjuk menjadi Wakil Dirut perusahaan terkemuka di Jerman dan akhirnya menjadi Presiden RI, itu semua bukan kejadian tiba-tiba. Selama 48 tahun saya tidak pernah dipisahkan dengan Ainun, ………..ibu Ainun istri saya. Ia ikuti kemana saja saya pergi dengan penuh kasih sayang dan rasa sabar. Dik, kalian barangkali sudah biasa hidup terpisah dengan istri, you pergi dinas dan istri di rumah, tapi tidak dengan saya. Gini ya…………saya mau kasih informasi……….. Saya ini baru tahu bahwa ibu Ainun mengidap kanker hanya 3 hari sebelumnya, tak pernah ada tanda-tanda dan tak pernah ada keluhan keluar dari ibu……………………”

Pak Habibie menghela nafas panjang dan tampak sekali ia sangat emosional serta mengalami luka hati yang mendalam………………………..seisi ruangan hening dan turut serta larut dalam emosi kepedihan pak Habibie, apalagi aku tanpa terasa air mata mulai menggenang.

Dengan suara bergetar dan setengah terisak pak Habibie melanjutkan……………………

“Dik, kalian tau……………..2 minggu setelah ditinggalkan ibu…………suatu hari, saya pakai piyama tanpa alas kaki dan berjalan mondar-mandir di ruang keluarga sendirian sambil memanggil-manggil nama ibu……… Ainun……… Ainun …………….. Ainun …………..saya mencari ibu di semua sudut rumah.

Para dokter yang melihat perkembangan saya sepeninggal ibu berpendapat ‘Habibie bisa mati dalam waktu 3 bulan jika terus begini…………..’ mereka bilang ‘Kita (para dokter) harus tolong Habibie’.

Para Dokter dari Jerman dan Indonesia berkumpul lalu saya diberinya 3 pilihan;

1. Pertama, saya harus dirawat, diberi obat khusus sampai saya dapat mandiri meneruskan hidup. Artinya saya ini gila dan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa!2. Opsi kedua, para dokter akan mengunjungi saya di rumah, saya harus berkonsultasi terus-menerus dengan mereka dan saya harus mengkonsumsi obat khusus. Sama saja, artinya saya sudah gila dan harus diawasi terus……………3. Opsi ketiga, saya disuruh mereka untuk menuliskan apa saja mengenai Ainun, anggaplah saya bercerita dengan Ainun seolah ibu masih hidup.

Saya pilih opsi yang ketiga……………………….”

Tiba-tiba, pak Habibie seperti teringat sesuatu (kita yang biasa mendengarkan beliau juga pasti maklum bahwa gaya bicara pak Habibie seperti meloncat kesana-kemari dan kadang terputus karena proses berpikir beliau sepertinya lebih cepat dibandingkan kecepatan berbicara dalam menyampaikan sesuatu) …………………. ia melanjutkan pembicaraannya;

“Dik, hari ini persis 600 hari saya ditinggal Ainun…………..dan hari ini persis 597 hari Garuda Indonesia menjemput dan memulangkan ibu Ainun dari Jerman ke tanah air Indonesia………….

Saya tidak mau menyampaikan ucapan terima kasih melalui surat…………. saya menunggu hari baik, berminggu-minggu dan berbulan-bulan untuk mencari momen yang tepat guna menyampaikan isi hati saya. Hari ini didampingi anak saya Ilham dan keponakan saya, Adri maka saya, Habibie atas nama seluruh keluarga besar Habibie mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, kalian, Garuda Indonesia telah mengirimkan sebuah Boeing B747-400 untuk menjemput kami di Jerman dan memulangkan ibu Ainun ke tanah air bahkan memakamkannya di Taman Makam Pahlawan. Sungguh suatu kehormatan besar bagi kami sekeluarga. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan Garuda Indonesia”

Seluruh hadirin terhenyak dan saya tak kuasa lagi membendung air mata…………………………

Setelah jeda beberapa waktu, pak Habibie melanjutkan pembicaraannya;

“Dik, sebegitu banyak ungkapan isi hati kepada Ainun, lalu beberapa kerabat menyarankan agar semua tulisan saya dibukukan saja, dan saya menyetujui…………………

Buku itu sebenarnya bercerita tentang jalinan kasih antara dua anak manusia. Tak ada unsur kesukuan, agama, atau ras tertentu. Isi buku ini sangat universal, dengan muatan budaya nasional Indonesia. Sekarang buku ini atas permintaan banyak orang telah diterjemahkan ke beberapa bahasa, antara lain Inggris, Arab, Jepang….. (saya lupa persisnya, namun pak Habibie menyebut 4 atau 5 bahasa asing).Sayangnya buku ini hanya dijual di satu toko buku (pak Habibie menyebut nama satu toko buku besar), sudah dicetak 75.000 eksemplar dan langsung habis. Banyak orang yang ingin membaca buku ini tapi tak tahu dimana belinya. Beberapa orang di daerah di luar kota besar di Indonesia juga mengeluhkan dimana bisa beli buku ini di kota mereka.

Dik, asal you tahu…………semua uang hasil penjualan buku ini tak satu rupiahpun untuk memperkaya Habibie atau keluarga Habibie. Semua uang hasil penjualan buku ini dimasukkan ke rekening Yayasan yang dibentuk oleh saya dan ibu Ainun untuk menyantuni orang cacat, salah satunya adalah para penyandang tuna netra. Kasihan mereka ini sesungguhnya bisa bekerja dengan nyaman jika bisa melihat.

Saya berikan diskon 30% bagi pembeli buku yang jumlah besar bahkan saya tambahkan lagi diskon 10% bagi mereka karena saya tahu, mereka membeli banyak buku pasti untuk dijual kembali ke yang lain.

Sekali lagi, buku ini kisah kasih universal anak manusia dari sejak tidak punya apa-apa sampai menjadi Presiden Republik Indonesia dan Ibu Negara. Isinya sangat inspiratif……………….”

(pada kesempatan ini pak Habibie meminta sesuatu dari Garuda Indonesia namun tidak saya tuliskan di sini mengingat hal ini masalah kedinasan).

Saya menuliskan kembali pertemuan pak BJ Habibie dengan jajaran Garuda Indonesia karena banyak kisah inspiratif dari obrolan tersebut yang barangkali berguna bagi siapapun yang tidak sempat menghadiri pertemuan tsb. Sekaligus mohon maaf jika ada kekurangan penulisan disana-sini karena tulisan ini disusun berdasarkan ingatan tanpa catatan maupun rekaman apapun.

Jakarta, 12 Januari 2012

Salam,
Capt. Novianto Herupratomo

Posted by: firmansahate | January 24, 2012

ISI ULANG PULSA DI HYPERMART, DOUBLE UNTUNGNYA!

TELKOMSEL bekerjasama dengan Hypermart mengadakan program cross selling yang berlaku mulai 15 Januari s/d 15 Maret 2012. Berikut deskripsi programnya:

 

·   Setiap pelanggan yang mengisi ulang voucher elektronik simPATI atau Kartu As denominasi Rp 50.000 di seluruh outlet Hypermart akan mendapatkan 1 Wafer Tanggo 120 Gram.

·   Setiap pelanggan yang mengisi ulang voucher elektronik simPATI atau Kartu As denominasi Rp 100.000 di seluruh outlet Hypermart akan mendapat 1 Box Waffle Crunchcox 11 Gram

Posted by: firmansahate | January 23, 2012

Belajar Bahasa Mandarin (Part 1)

23 Jan 2012 :

Salah satu resolusi saya di tahun 2012 ini adalah harus bisa menggunakan bahasa Mandarin dalam percakapan sehari-hari. Resolusi yang cukup berat, karena saya sama sekali belum pernah belajar bahasa mandarin sebelumnya, angka 1 – 9 dalam bahasa Mandarin saja saya belum tahu, apalagi yang lain. Belum lagi menurut orang, bahasa Mandarin tidak ada polanya, semuanya harus serba hapalan, sekali melangkah pantang untuk kembali. Apalagi momennya sangat Pas, saya mulai di hari raya Imlek, Tahun Naga Air, yang katanya penuh keberuntungan, mungkin saya bisa ikut untung…

Jaman sudah maju, semua hal apapun itu, sudah tersedia di internet, pikir saya, tinggal kita lagi yang memutuskan seberapa besar kemauan untuk mau belajar. Hari ini saya mulai dengan menemui teman akrab saya Mbah Google dan saya mengetikkan kalimat “Bagaimana mulai belajar Bahasa Mandarin”.

Oleh Mbah Google, saya diarahkan ke  blog milik Cak Alief, rupanya Cak Alief ini pernah mulai belajar bahasa Mandarin karena dia akan kuliah ke Taiwan.. saya tidak akan kuliah ke Taiwan, tapi saya harus bisa bahasa Mandarin. Dari blog ini, saya diarahkan ke suatu Software Shareware yang gratis dengan limited feature, bernama Byki.Kosakata di BYKI ini tidak terlalu lengkap, maklum namanya juga Gratisan, it’s ok, yang penting saya mulai dulu.

Download dan instalasi berhasil. Software ini sangat praktis, sangat mudah untuk diikuti, sangat cocok untuk pemula seperti saya. Awam persisnya, pemula terlalu bagus untuk saya.

Tahapan pertama di Byki adalah memulai menghapalkan kata-kata dasar sambil mendengarkan pronounciation dari kata-kata tersebut dan terjemahannya dalam English.

Tahapan kedua, byki akan menunjukkan kata-katanya dalam Mandarin, dan kita diminta untuk menyebutkan dalam English, bentuknya seperti kartu yang ditunjukkan salah satu bagiannya, kemudian setelah kita menebak terjemahannya, kita membalik kartu itu untuk mengetahui jawaban yang benar. Disini dituntut kejujuran, kalau kita salah, kita harus meng-klik False sehingga kita harus mulai dari awal lagi. Tahap kedua ini relatif mudah, karena yang perlu diingat ada;ah Englishnya, gampang.

Tahapan ketiga, kebalikan tahap kedua, byki akan menunjukkan Englishnya dan kita diminta melafalkan Chinese nya. Tahapan ini lebih sulit dari tahap kedua, jauh lebih sulit, tapi namanya belajar, kalau tidak sulit, untuk apa dipelajari..saya baru sampai tahap ke-3. Saya pikir tidak usah terburu-buru untuk ke tahap selanjutnya, lebih baik saya ulangi dari tahap pertama. Itu agenda untuk hari ini, hari Pertama.

Berikut beberapa kosakata yang saya pelajari hari ini :

  1. Ni hao = Hello
  2. Ni hao ma? = How are you ?
  3. Wo jiao = My name is…
  4. Wanshang hao = Good evening
  5. Zaoshang hao = Good morning
  6. Wo hen hao, nin ne? = I’m fine, and you?
  7. Qing = Please
  8. Shi = Yes
  9. Bu = No
  10. Dui bu qi = I’m sorry
  11. Qing yuanliang = Please forgive me
  12. Zaijian = Goodbye

Untuk menghapalkan kosakata diatas saja, saya perlu seharian, no problem, yang penting saya sudah memulai…dan terus melangkah sampai ke negeri Cina…hahahha

Posted by: firmansahate | January 21, 2012

Indonesian Music Society

Indonesian Music Society, Saya barusan mendengar nama  ini tadi malam,seorang pria memperkenalkan nama ini pada saya. Sebelum dijelaskan lebih lanjut dari namanya saya langsung mengartikan sendiri dalam benak saya bahwa ini nama Komunitas Pemusik Seluruh Indonesia entah musik aliran apa.

Pria tadi kemudian melanjutkan ceritanya mengenai Indonesian Music Society, kita singkat saja IMS. IMS ini menjadi wadah bagi band/ musisi daerah seluruh Indonesia untuk terus berkarya, bermusic dan supaya BISA HIDUP (kalimat ini terus diulang-ulang seolah menjadi penekanan tujuan utama IMS dibentuk).

    

Diceritakan bahwa komunitas IMS se-Indonesia Raya sudah mencapai 7.000 member, yg tersebar di kota seperti Surabaya, Makassar, Bali, Pontianak, Medan,Pekanbaru dan kota-kota lain ,terlalu banyak kalau saya sebutkan satu persatu kotanya.

Malam berlanjut, kami melanjutkan perbincangan sambil makan dan dilanjutkan sambil menikmati dentuman musik.

Keesokan hari saya mencoba mencari informasi mengenai Indonesian Music Society di internet. Oleh Mbah Google saya diarahkan ke Facebook IMS, photo yang nampak menunjukkan sekelompok orang didominasi oleh anak muda sedang berkumpul, berdiskusi dengan backdrop Indonesian Music Society dibelakangnya. Pastinya mereka sedang berdiskusi perihal musik bukan politik, mungkin membahas cara mengembangkan band-band daerah tersebut spy bisa berkarya lebih baik dan BISA HIDUP dari musik (seperti kata pria tadi).

   

Saat sedang menulis postingan ini, pesan bbm dari pria tadi masuk, berisi link offical website Indonesian Music Society & official website Label Napak Boemi, beliau sebagai pemilik Labelnya.

http://m.wix.com/indonesianmusicsocie/indonesianmusicsociety

http://www.napak-boemi.com

Official websitenya menceritakan lebih banyak lagi kegiatan IMS, diantaranya Tour 9 Kota dan Album kompliasi IMS.

Dari caranya bercerita, saya bisa merasakan passion bermusic yang sangat  kental, visi yang jelas untuk memajukan musik Indonesia, memajukan musisi-musisi lokal dan membantu para musisi untuk bisa hidup dari musik mereka sendiri.

Jendral Arya

Pria ini bernama Rully Aryanto, mereka memanggilnya Jendral. Jendral nya musisi Indonesia yang tidak mampu membayar untuk masuk Label besar, Jendral nya band daerah yang tidak punya cukup uang untuk ke Jakarta, Jendral tanpa bintang, yang ingin musisi BISA HIDUP dari bermusik.

Puji Tuhan, Dia juga Anak Tuhan…

Senang bisa berkenalan dengan Anda, Brader Jendral!

Posted by: firmansahate | January 20, 2012

I just Grab it from BBM Status Message

Are you using Blackberry…if you are, you must be frequently busy with your Blackberry Messenger..looking at your contact’s status message and give comments on those status…

I do so, and here are some status messages that looks cool to me :

  • Tuhan itu Baik, Uang membuat orang lebih mudah mengatakan Tuhan itu Baik
  • My Wallet is like onion, when i open it.. I Cry…
  • I am not special, but I’m limited
  • Men must have PASSION
  • yesterday is history, tomorrow is mystery, today is a gift. That’s why we call it the present.
  • You’ll never know what you’ll get unless you give it a try.

I’ll update this post right after i find something interesting..just keep your eyes open…

Thank you.

Posted by: firmansahate | January 20, 2012

Mengapa SOPA dan PIPA menghebohkan Dunia Per-Internetan ?

Gambar diatas tampilan yang saya temukan ketika ingin mencari suatu istilah di Wikipedia. Wikipedia di shutdown oleh pemiliknya selama 24 Jam sebagai bentuk aksi protest terhadap RUU yang sedang diusulkan di senat US.

Google juga memasang strip hitam menutupi logonya sebagai aksi protest yang sama. Ribuan website kecil juga melakukan hal yang sama.

Semuanya disebabkan oleh si SOPA dan PIPA..

Apa itu SOPA dan PIPA sehingga mampu membuat dunia per-internetan bergejolak seperti mau kiamat?

Yang pasti SOPA bukannya tempat duduk empuk dan PIPA bukannya pipa air dirumahku… :)

SOPA (Stop Online Privacy Act), kalau dibahasakan lebih awam pemerintah US ingin diberikan kewenangan dalam bentuk Undang-Undang, agar pemerintah bisa memblokir website atau content online yang dianggap melanggar hak/privacy pihak-pihak tertentu.

PIPA (Protect Intelectual Property Act), kalau dibahasakan secara awam, Pemerintah US ingin diberikan kewenangan dalam bentuk Undang-Undang, supaya pemerintah bisa memblokir atau membatasi content atau media online yang dianggap melanggar atau mengancam hak cipta seseorang atau sesuatu.

Bingung kan…

Intinya, kalau RUU SOPA dan PIPA ini disetujui, website file sharing (www.wiki*edia.org, www.4sh*red.com, www y*utube.com, www.gud*nglagu.com, dll) pasti banyak yang akan ditutup, atau terpaksa harus tutup karena semua iklan2 dilarang dipasang di website tersebut, kemudian search engine spt google dan yahoo dilarang membuat link ke website2 tersebut. Kenapa ditutup, karena oleh pemerintah US dianggap membahayakan hak cipta, paling simple berapa album lagu SLANK yg sdh kita download online secara Gratis dan tidak pernah membeli kaset dan CD nya, atau misalnya ada yang mengupload dokumen rahasia, atau memposting video yang berisi design teknologi terbaru dll..)

Lantas mengapa google dan wikipedia menentang keras RUU ini?

Karena dianggap RUU ini akan membatasi kreatifitas orang dalam mengakses internet, orang tidak ada leluasa menuangkan kreatifitasnya di dunia maya, orang2 tidak akan membagi hal-hal yang dia ketahui kepada khalayak umum, dll….

Padahal konsep awal internet dibentuk adalah supaya semua orang  bisa berinteraksi dengan leluasa dan mencari informasi apapun yang diinginkan…

5 Jam sebelum tulisan ini dibuat, pemerintah AS baru saja menutup situs file/video sharing besar : MegaUpload.com, dan 15 menit kemudian , seseorang dengan identitas anonymous langsung menutup situs2 pemerintah AS, dana menulis statusnya di twitter.

Jadi kesimpulannya RUU ini akan menempuh jalan yang terjal dan berliku jika akan disetujui, karena puluhan juta netters didunia ini tidak mau kalau kebebasannya berinternet dibatas-batasi oleh orang atau intitusi tertentu, termasuk sang Polisi Dunia…

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.